• sdn potoan laok 1

    SDN POTOAN LAOK 1 PALENGAAN

    Unggul dalam prestasi, Bermutu, Terampil, berdasarkan IMTAQ.

  • kebersamaan sekolah

    MELANGKAH BERSAMA

    Untuk mewujudkan siswa cerdas dan berakhlak untuk Bangsa dan Negara serta Agama

  • kesetiakawanan

    KESETIAKAWANAN DAN KEPEDULIAN

    Menumbuhkan rasa kebersamaan, kesetiakawanan dan kepedulian kepada keluarga besar sekolah dan masyarakat.

  • kerja sama lembaga

    KERJA SAMA

    Siap berkerja sama dengan sekolah dan lembaga lain untuk pendidikan Indonesia lebih baik

Selamat Datang di Website SDN POTOAN LAOK 1

"Mewujudkan prestasi, mutu, terampil, kreatif dan kompetitif berdasarkan Ilmu, Iman dan Taqwa"
  • PEMBELAJARAN

    • siswa belajarProses belajar mengajar menggunakan kurikulum yang telah ditentukan pemerintah
  • EKSTRAKULIKULER

    • prestasi siswaKegiatan ekstrakulikuler dan ketrampilan sekolah untuk pengalaman dan prestasi siswa
  • ILMU PENGETAHUAN

    • pengetahuan umumInformasi dan berita seputar pendidikan dasar, ilmu pengetahuan umum dan referensi

Perpustakaan Desa di Pamekasan Banyak Yang Mati Suri

Data Perpustakaan Daerah (Perpusda) Perpusda Pamekasan, desa yang sudah memiliki perpusdes 88 desa. Namun, yang berjalan dan dimanfaatkan masyarakat baru 15 perpusdes. Sementara 73 perpusdes di antaranya belum aktif atau mati suri.

Perpustakaan Desa
Realisasi perpustakaan desa (perpusdes) di Pamekasan belum berjalan maksimal. Perpusdes yang sudah dibangun kurang dimanfaatkan masyarakat.

Perpustakaan Desa Mati Suri


Pustakawan Perpusda Pamekasan Kusairi mengatakan, untuk membangun perpusdes membutuhkan komitmen dari pemerintah desa (pemdes). Jika tidak, akan berpengaruh terhadap pekembangan perpusdes.

Ada beberapa faktor yang menjadi kendala dalam pengembangan perpusdes. Di antaranya kurangnya dukungan dari pemerintah desa. Seperti penyediaan ruangan, sarana prasana, dan sumber daya manusia (SDM).

”Di antara perpusdes yang aktif, komitmennya sangat luar biasa. Kades mengunakan dana desa dan ADD untuk mengembangkan perpusdes,” kata dia Jumat (7/12).

Kusairi menyampaikan, dari 15 perpusdes yang aktif itu, tidak hanya melayani peminjaman buku. Kades juga memanfaatkan perpusdes untuk berkolaborasi dengan kegiatan lain. Misalnya pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK), Palang Merah Indonesia (PMI), dan posyandu.

”Seperti yang dilakukan perpusdes di Desa Pademawu Timur. Setiap ada posyandu, petugas perpusdes membawa buku ke lokasi posyandu. Jadi, ibu-ibu yang menunggu giliran bisa membaca,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pamekasan Budi Ashari terus mendorong perpusdes agar terus berkembang. Pihaknya tidak menyerah untuk menghidupkan perpusdes yang belum dirasakan masyarakat.

”Bimbingan tetap teman-teman lakukan. Kami tetap memberikan pembinaan ke setiap perpusdes keliling,” klaimnya.

Sumber: https://radarmadura.jawapos.com/read/2018/12/08/107520/puluhan-perpustakaan-desa-mati-suri


Perpustakaan Desa Banyak Yang Mati Suri

Jenis Sekolah Dasar

Pengertian Sekolah dasar adalah satuan pendidikan dasar yang menyelenggarakan pendidikan selama enam tahun yang bertujuan memberikan bekal kemampuan dasar pada siswa untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga Negara dan anggota umat manusia serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan menengah.

Jenis Sekolah Dasar
Jenis Sekolah Dasar Konvensional

Jenis Sekolah Dasar


Ada beberapa macam jenis sekolah dasar (SD) yang ada di Indonesia, baik itu yang diselenggarakan oleh pemerintah (negeri) maupun swasta. Beberapa jenis dan pengertian sekolah dasar adalah sebagai berikut.

1.  Sekolah Dasar (SD) Konvensional

SD Konvensional adalah sekolah dasar biasa, yang menyelenggarakan pendidikan enam tahun, terdiri atas enam kelas dengan enam orang guru kelas, satu guru mata pelajaran Pendidikan Agama, satu orang guru mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan, satu orang kepala sekolah dan satu orang pesuruh.

2. Sekolah Dasar (SD) Percobaan

SD Percobaan adalah sekolah dasar konvensional yang menyelenggarakan pendidikan enam tahun. Hanya saja, SD percobaan ini diberi kewenangan untuk melakukan percobaan-percobaan tertentu dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar.

3. Sekolah Dasar (SD) Inti

SD inti adalah sekolah dasar konvensional yang menyelenggarakan pendidikan enam tahun, terdiri atas enam kelas dengan enam orang guru kelas, satu guru mata pelajaran Pendidikan Agama, satu orang guru mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan, satu orang kepala sekolah dan satu orang pesuruh. SD inti ini dilengkapi dengan satu ruang kelompok kerja guru (KKG), satu ruang perpustakaan sekolah, dan satu ruang serbaguna.

4. Sekolah Dasar (SD) Kecil atau SD Inpres

SD Kecil atau SD Inpres awalnya adalah sekolah dasar yang pada umumnya terdapat di daerah terpencil dengan sistem pendidikan yang berbeda dengan SD konvensional. Proses belajar mengajar diselenggarakan dengan menggunakan modul, penggabungan kelas dan tutor sebaya.

5. Sekolah Dasar (SD) Satu Guru

SD Satu Guru adalah sekolah dasar yang pada umumnya terdapat di daerah terpencil. Proses belajar mengajar diselenggarakan dengan menggunakan modul, penggabungan kelas dan tutor sebaya.

6. Sekolah Dasar (SD) Pamong

SD Pamong adalah lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat, orang tua, dan guru untuk memberikan pelayanan pendidikan bagi anak putus sekolah dasar atau anak lain yang karena satu dan lain hal. Tidak dapat datang secara teratur belajar di sekolah

7. Sekolah Dasar (SD) Terpadu

SD Terpadu adalah sekolah dasar yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak normal dan penyandang cacat dan normal secara bersama-sama dengan menggunakan kurikulum sekolah dasar konvensional.


Jenis Sekolah Dasar

Pengertian Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia

Dasar negara merupakan alas atau fundamental yang menjadi pijakan dan mampu memberikan kekuatan kepada berdirinya sebuah negara. Negara Indonesia dibangun juga berdasarkan pada suatu landasan atau pijakan yaitu Pancasila.
Pancasila dalam fungsinya sebagai dasar negara merupakan sumber kaidah hukum yang mengatur negara.

Pancasila Dasar Negara Indonesia

Pancasila Sebagai Dasar Negara


Republik Indonesia, termasuk di dalamnya seluruh unsur-unsurnya yakni pemerintah, wilayah, dan rakyat. Pancasila dalam kedudukannya seperti inilah yang merupakan dasar pijakan penyelenggaraan negara dan seluruh kehidupan negara Republik Indonesia.

Pancasila sebagai dasar negara mempunyai arti menjadikan Pancasila sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan. Konsekuensinya adalah Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. 

Hal ini menempatkan Pancasila sebagai dasar negara yang berarti melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam semua peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, sudah seharusnya semua peraturan perundang-undangan di negara Republik Indonesia bersumber pada Pancasila.

Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia mempunyai implikasi bahwa Pancasila terikat oleh suatu kekuatan secara hukum, terikat oleh struktur kekuasaan secara formal, dan meliputi suasana kebatinan atau cita-cita hukum yang menguasai dasar negara.

Cita-cita hukum atau suasana kebatinan tersebut terangkum di dalam empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar I945 di mana keempatnya sama hakikatnya dengan Pancasila. 

Empat pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tersebut lebih lanjut terjelma ke dalam pasal Undang-Undang Dasar 1945. Barulah dari pasal Undang-Undang Dasar 1945 itu diuraikan lagi ke dalam banyak peraturan perundang-undangan lainnya, seperti misalnya ketetapan MPR, undang-undang, peraturan pemerintah, dan lain sebagainya.


Materi IPS - Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia

Penggolongan Hewan Berdasarkan Ciri-cirinya

Hewan merupakan salah satu macam makhluk hidup. Untuk memudahkan mempelajarinya, perlu dilakukan penggolongan. Penggolongan ini berdasarkan ciri-ciri yang dapat diamati.

Penggolongan Hewan

Penggolongan Hewan 


1. Penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya 

Hewan berdasarkan jenis makanannya digolongkan menjadi:

  1. Hewan pemakan tumbuhan. Hewan pemakan tumbuhan dinamakan herbivora. Herbivora ada yang makan rerumputan atau daun. Contohnya sapi dan kambing. Ada herbivora yang makan biji-bijian. Contohnya burung merpati, perkutut, dan parkit. Dan ada herbivora yang makan buah-buahan. Contohnya kelelawar, burung beo, dan burung jalak. 
  2. Hewan pemakan daging hewan lain. Hewan pemakan daging disebut karnivora. Contohnya harimau, burung elang, cecak, dan hiu
  3. Hewan pemakan segala. Hewan pemakan segala atau dinamakan omnivora. Omnivora memakan tumbuhan dan daging hewan lain. Contoh omnivora adalah ayam, bebek, dan beruang. Ayam makan jagung, padi, dan juga cacing. Beruang makan ikan dan juga dedaunan.
2. Penggolongan hewan berdasarkan tempat hidupnya 

Hewan berdasarkan tempat hidupnya digolongkan menjadi:
  1. Hewan yang hidup di darat. Hewan darat tinggal di berbagai tempat. Ada yang tinggal di permukaan tanah. Contohnya ayam, bebek, dan kucing. Ada hewan yang tinggal di dalam tanah. Contohnya semut, cacing, dan tikus. Ada juga hewan yang tinggal dekat air. Contohnya kuda nil, buaya, dan kura-kura.
  2. Hewan yang hidup di air. Ada hewan air tawar. Contohnya ikan mas, arwana, koi, dan sepat. Ada hewan air laut. Contohnya lumba-lumba, ikan paus, ikan hiu, dan anjing laut. Dan ada hewan air payau. Contohnya ikan bandeng. Air payau adalah campuran air tawar dan air laut. Air payau terdapat di dekat muara sungai atau di tepi pantai.
  3. Hewan yang hidup di darat dan di air atau amfibi. Contoh hewan amfibi adalah katak dan salamander. Katak memulai hidupnya di air. Setelah dewasa, katak mengalami perubahan. Katak dewasa hidup di darat dan di air.
3. Penggolongan hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya

Hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya digolongkan menjadi:
  1. Hewan melahirkan. Hewan mengandung anaknya selama beberapa waktu. Lamanya waktu mengandung setiap hewan berbeda-beda. Kemudian hewan tersebut melahirkan. Contoh hewan yang melahirkan adalah kambing, kucing, dan harimau.
  2. Hewan bertelur. Apakah kamu suka makan telur ayam? Telur ayam sebenarnya calon anak ayam. Telur dierami induknya. Kemudian telur menetas menjadi anak ayam. Contoh hewan bertelur adalah bebek, burung, cecak, ular, kura-kura, dan ikan.
4. Penggolongan hewan berdasarkan cara bergeraknya 

Hewan selalu bergerak untuk memperoleh makanannya. Cara hewan bergerak bermacam-macam digolongkan menjadi:
  1. Hewan berjalan. Hewan pejalan kaki mempunyai kaki yang kuat. Telapak kakinya dirancang khusus untuk berjalan. Contoh hewan yang berjalan adalah ayam dan unta. 
  2. Hewan melompat. Hewan melompat memiliki kaki. Kaki belakangnya panjang dan kuat. Contohnya katak, kanguru, dan kelinci.
  3. Hewan terbang. Hewan terbang dengan sayapnya. Berbagai jenis burung bergerak dengan terbang. Contoh lainnya adalah kelelawar, kupu-kupu, dan lebah.
  4. Hewan berenang. Hewan yang hidup di air pandai berenang. Mereka berenang dengan alat geraknya. Contohnya ikan berenang dengan sirip dan ekornya. Anjing laut dan penguin berenang dengan sayap dan kakinya. 
  5. Ada hewan yang bergerak dengan cara lain. Misalnya cacing dan ular. Mereka bergerak merayap dengan perutnya.
5. Penggolongan hewan berdasarkan penutup tubuhnya 

Berdasarkan penutup tubuhnya, hewan digolongkan menjadi: 
  1. Hewan berambut. Hewan memiliki rambut. Ada hewan yang berambut tebal. Contohnya kucing, kelinci, dan anjing. Ada hewan berambut tipis. Contohnya sapi, kerbau, dan tikus. Rambut berguna untuk melindungi kulit.
  2. Hewan berbulu. Contoh hewan berbulu adalah burung dan ayam. Warna bulu beraneka warna. Bulu mempunyai lapisan minyak sehingga tahan air. Bulu bebek tidak basah ketika berenang di air. Bulu juga membantu terbang. 
  3. Hewan bersisik. Contoh hewan bersisik adalah kadal, ular, dan cecak. Sisik ular membantunya bergerak melata di tanah. Sisik ikan membantunya bergerak di air. 
  4. Hewan bercangkang. Ada hewan yang dilindungi oleh cangkang. Contohnya adalah bekicot dan siput. Cangkang merupakan zat kapur yang keras. Cangkang melindungi bagian tubuh hewan yang lunak. 

Materi IPA - Penggolongan Hewan Berdasarkan Ciri-cirinya

Lagu Terima Kasihku (Guru)

Lagu Terima Kasihku ciptaan Sri Widodo ini sering dijadikan lagu pada saat perpisahan sekolah, perpisahan guru karena lirik lagunya yang penuh makna mendalam.

Berikut Lirik lagu Terima Kasihku (Guruku).


Terima Kasihku

ciptaan Sri Widodo


Terima Kasihku Ku Ucapkan

Pada Guruku Yang Tulus

Ilmu Yang Berguna Slalu Di Limpahkan

Untuk Bekalku Nanti

Setiap Hariku Di Bimbingnya

Agar Tumbuhlah Bakatku

Kan Ku Ingat Slalu Nasihat Guruku

Trima Kasihku ucapkan

Populer

Pojok Redaksi

Selamat datang di website SDN Potoan Laok 1 Palengaan - Pamekasan.

Keluarga Besar SDN Potoan Laok 1 mengucapkan SELAMAT HARI SANTRI NASIONAL 2018.

“Bersama Santri Damailah Negeri”