• sdn potoan laok 1

    SDN POTOAN LAOK 1 PALENGAAN

    Unggul dalam prestasi, Bermutu, Terampil, berdasarkan IMTAQ.

  • kebersamaan sekolah

    MELANGKAH BERSAMA

    Untuk mewujudkan siswa cerdas dan berakhlak untuk Bangsa dan Negara serta Agama

  • kesetiakawanan

    KESETIAKAWANAN DAN KEPEDULIAN

    Menumbuhkan rasa kebersamaan, kesetiakawanan dan kepedulian kepada keluarga besar sekolah dan masyarakat.

  • kerja sama lembaga

    KERJA SAMA

    Siap berkerja sama dengan sekolah dan lembaga lain untuk pendidikan Indonesia lebih baik

Selamat Datang di Website SDN POTOAN LAOK 1

"Mewujudkan prestasi, mutu, terampil, kreatif dan kompetitif berdasarkan Ilmu, Iman dan Taqwa"
  • PEMBELAJARAN

    • siswa belajarProses belajar mengajar menggunakan kurikulum yang telah ditentukan pemerintah
  • EKSTRAKULIKULER

    • prestasi siswaKegiatan ekstrakulikuler dan ketrampilan sekolah untuk pengalaman dan prestasi siswa
  • ILMU PENGETAHUAN

    • pengetahuan umumInformasi dan berita seputar pendidikan dasar, ilmu pengetahuan umum dan referensi

Menuju Cyber University (Kampus Digital)

Sebagian besar perguruan tinggi mulai berbenah menuju Cyber University atau kampus digital. Mereka berharap, proses pembelajaran menjadi semakin efektif dan efisien dengan mengimplementasikan e-learning berbasis teknologi informasi (TI).

Menuju Cyber University (Kampus Digital)


Seperti apa perkembangan e-learning di Indonesia?

Dengan e-learning, mahasiswa dapat mengakses bahan kuliah dan informasi lain melalui situs resmi kampus, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Namun, implementasi e-learning menuntut persiapan lebih besar dari dosen maupun mahasiswa.

Bagaimana tidak? Dosen harus stand by dengan internet untuk berdiskusi dengan mahasiswa atau menjawab pertanyaan mereka di mana pun.

Sebenarnya sudah ada kampus berbasis TI. Memang, sejak tahun 2000, terutama perguruan tinggi swasta (PTS) ini sudah mengembangkan e-learning dengan perpaduan antara pembelajaran konvensional dan pembelajaran berbasis TI, yang disebut Multi Channel Learning(MCL). MCL memiliki komponen Classroom Channel, ELearning, dan Self Study.

Sebagai contoh, dalam satu semester setidaknya 70% dilakukan tatap muka, selebihnya murni e-learning atau lazim disebut Off Class. Semua hal yang berkaitan dengan silabus perkuliahan dapat diunduh melalui situs resmi kampus, termasuk soal kuis dan tugas-tugas.

Classroom Channel sendiri adalah kuliah tatap muka di kelas, namun dosen tidak lagi menerangkan dengan buku. Melainkan melalui bahan kuliah yang tercantum dalam situs. Sehingga pada saat tatap muka, dosen akan membawa notebook yang kemudian ditampilkan di layar besar di depan kelas. Tentu cara belajar digital ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik.

Tampilan yang dihasilkan pun lebih nyata dan semakin memudahkan mahasiswa memahami isi materi. Bahkan, ada yang mengembangkan program Online Learning, di mana jumlah Off Class lebih banyak ketimbang jumlah tatap muka.

Mulai pendaftaran hingga hasil ujian, semua dapat diakses lewat internet. UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University sudah pemanfaatan TI. Di samping portal online, universitas ini melengkapi fasilitas yang ada di setiap ruang kelas dengan komputer dan proyektor digital.

Dosen tinggal meng-upload materi perkuliahan untuk satu semester dan mahasiswa bisa mengunduhnya. Di situs resminya, juga dilengkapi dengan kalender akademik dan dibagi berdasarkan fakultas dan jurusan, yang kemudian dipecah lagi menjadi mata kuliah dan berdasarkan pertemuan tatap muka.

Dengan adanya sistem ini, mahasiswa dapat mengumpulkan tugas selama 24 jam dan dapat bergabung dalam forum yang memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan teman sekelas di mana pun mereka berada.

Terobosan lebih besar terjadi di tempat lain. Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) merancang sebuah produk e-learning yang dinamakan National Education Exchange Technology (NEXT). Sistem ini merupakan kuliah jarak jauh yang bisa diambil mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

Semisal mahasiswa STMIK Nusa Mandiri ingin mengambil mata kuliah tertentu di kampus Universitas Indonesia (UI), mahasiswa tersebut dapat mengikuti program NEXT ini hanya dengan cara mendaftar ke UI lewat STMIK Nusa Mandiri. Nilai yang akan didapatkan berasal dari dosen UI dan setelah lulus mahasiswa akan mendapat ijazah tambahan dari UI yang menerangkan mahasiswa bersangkutan telah mengambil mata kuliah pilihan di UI.

Program NEXT ini dapat diikuti dengan dua cara. Sinkronus dan Asinkronus. Cara Sinkronus bersifat real time dan mahasiswa mendapatkan pendampingan dosen.

Dalam cara Asinkronus, mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri tanpa kehadiran dosen secara langsung melalui materi yang sudah direkam. Sejauh ini, baru perguruan tinggi yang bergabung dengan APTIKOM saja yang dapat mengikuti program NEXT.


Menuju Cyber University (Kampus Digital)

Pidato Hari Pendidikan Nasonal 2020

Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020

Pidato Hari Pendidikan Nasonal 2020


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Sejahtera,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan

Bapak dan Ibu yang kami muliakan dan segenap insan pendidikan di tanah air,
Selamat merayakan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2020.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini harus kita lakukan di tengah pandemi COVID-19. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

Saat ini kita sedang melalui krisis COVID-19. Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dai krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya.

Untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan pembelajaran secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun.

Orang tua, untuk pertama kalinya menyadari betapa sulit tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif. Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada.

Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.

Bapak dan Ibu yang kami banggakan,
Kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan. betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat kita.

Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi COVID-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis, tetapi juga di saat krisis ini telah berlalu.

Belajar memang tidak terlalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan belajar dari COVID-19. Agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih telah mengikuti anjuran Bapak Presiden untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.

Jakarta, 2 Mei 2020
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

Nadiem Anwar Makarim

Sambutan Mendikbud pada Peringatan HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2020




Penulisan Angka dan Lambang

Angka adalah suatu simbol yang digunakan untuk melambangkan suatu nilai bilangan. Bilangan merupakan banyaknya benda, Jumlah, satuan sistem matematika yang dapat diunitkan dan bersifat abstrak.

angka dan lambang

Berikut beberapa penulisan angka.


Penulisan angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. Di dalam tulisan biasa digunakan angka arab atau angka romawi.

Angka digunakan untuk menyatakan (1) ukuran panjang, berat, luas, dan isi, (2) satuan waktu, (3) nilai uang, dan (4) kuantitas.

Angka lazim dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau alamat.

Angka digunakan untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci.

Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut.

a. Bilangan Utuh. Misal:
  • lima belas 15
  •  dua puluh lima 25

b. Bilangan pecahan. Misal:
  • Setengah ½
  • seperenam belas 1/16
  •  satu dua persepuluh 1,2

Penulisan lambang


Penulisan lambang bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut. Misal:
  • HUT IX
  • HUT ke-10
  • HUT kesepuluh

Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran –an mengikuti cara berikut. Misal:
  • tahun ’60-an tahun enam puluhan
  • uang 1000-an uang lima ribuan

Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan, seperti dalam perincian dan pemaparan. Misal:
  • Kalau tidak salah kita sudah bertemu dua kali.
  • Kami memerlukan 25 kursi, 7 meja, dan 2 tenda.

Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Tapi, usahakan untuk awal kalimat jangan menggunakan angka yang lebih dari dua kata. Misal:
  • Lima belas orang tewas dalam kecelakaan itu.
  • Peserta yang hadir 600 orang.

Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks, kecuali di dalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi. Misal:
  • Ayah mempunyai 250 ekor ayam. Bukan: Ayah mempunyai 250 (dua ratus lima puluh) ekor ayam.
Untuk itu Perlu Melatih Menulis Sejak Dini


Penulisan Angka dan Lambang

Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Titik (.)

Tanda baca titik (.) atau dalam bahasa Inggris ful stop atau the period) sangat penting dalam sebuah tulisan. Sering kali orang tidak menghiraukan tanda baca titik saat menulis sebuah paragraf, hasilnya kalimat yang satu dengan yang satu akan terlihat tidak relevan. Bahkan tanda baca titik sering kali diganti dengan tanda baca koma.

Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Titik (.)
 

Berikut penulisan dan penggunaan tanda titik (.)


1. Tanda titik digunakan pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.

2. Tanda titik digunakan di belakang angka atau huruf dalam satu bagan, ikhtisar, atau daftar. 

3. Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, yang menunjukkan waktu. 

4. Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka, jam, menit, dan detik yang menunjukkan jangka waktu. 

5. Tanda titik digunakan di antara nama penulisan, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya. 

6. Tanda titik digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya. 

7. Tanda titik tidak digunakan untuk memisahkan bilangan dan ribuan menyatakan halaman, tahun, nomor rekening, kode pos. 

8. Tanda titik tidak digunakan untuk singkatan nama unsur. 

9. Tanda titik tidak digunakan untuk singkatan nama negara. 

10. Tanda titik tidak digunakan untuk satuan ukuran. 

11. Tanda titik tidak digunakan di belakang (1) alamat pengirim dan tanggal surat atau (2) nama dan alamat penerima surat. 

12. Tanda titik tidak digunakan untuk akhir judul atau anak judul.

Penggunaan tanda titik terangkat (· )


1. Tanda titik terangkat digunakan untuk menulis air dalam senyawa kimia (CuSO4 · 5H2O).

2. Tanda titik terangkat digunakan untuk menunjukkan perkalian sebagai pengganti tanda x – k x g x (a+2) dapat ditulis kg (a+2) atau k·g· (a+2). 

3. Tanda titik terangkat digunakan untuk menyingkatkan ikatan kimia sebagai pengganti tanda ikatan baku (R – CH3 dapat ditulis R· CH3 ). 

4. Tanda titik terangkat digunakan untuk menunjukkan ekspresi genetika (AA·BB·Ab). 

5. Tanda titik terangkat digunakan untuk mengganti tanda elipsis dalam matematika, untuk meluruskannya dengan tanda pengoperasian (X1, X2, · · · Xn).

Penggunaan tanda titik dua ( : ) 

1. Tanda titik dua dapat digunakan pada akhir suatu pernyataan lengkap jika diikuti rangkaian atau pemerian. 

2. Tanda titik dua tidak digunakan jika rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.

3. Tanda titik dua digunakan sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. 

4. Tanda titik dua digunakan dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. 

5. Tanda titik dua digunakan untuk memisahkan nama kota terbit dan perusahaan penerbit dalam daftar pustaka. 

6. Tanda titik dua digunakan untuk tahun dan halaman buku jika pengacuan halaman dilakukan pada sistem pengarang-tahun dalam teks. 

7. Tanda titik dua digunakan untuk bab dan ayat dalam kitab suci.


Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Titik (.)

Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Koma (,)

Secara umum penulisan dan penggunaan tanda baca koma (,) adalah untuk menghindari salah baca pada belakang keterangan yang terdapat di awal kalimat. Selain itu, tanda koma berfungsi sebagai ‘waktu pengambilan nafas’, untuk tempat pemberhentian sementara, terutama pada kalimat-kalimat yang panjang.

Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Koma (,)

Berikut Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Koma (,)


1. Tanda koma digunakan di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

2. Tanda koma digunakan untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan.

3. Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya. 

4. Tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya. 

5. Tanda koma digunakan di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat, termasuk di dalamnya oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, dan akan tetapi.

6. Tanda koma digunakan untuk memisahkan kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan dari kata yang lain yang terdapat di dalam kalimat. 

7. Tanda koma digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. 

8. Tanda koma digunakan di antara:
  • nama dan alamat, 
  • bagian-bagian alamat, 
  • tempat dan tanggal, 
  • nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. 

9. Tanda koma digunakan untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. 

10. Tanda koma digunakan di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakan dari singkatan nama diri, keluarga atau marga. 

11.Tanda koma digunakan di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. 

12. Tanda koma digunakan untuk keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. 

13. Tanda koma digunakan untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. 

14.Tanda koma tidak digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.


Penulisan dan Penggunaan Tanda Baca Koma (,)

Perlunya Melatih Menulis Sejak Dini

Pada umumnya, para siswa cenderung menggunakan bahasa lisan sehingga ketika disuruh menuangkan ide atau gagasannya dalam bentuk tulisan cenderung mengalami kesulitan. 

Perlunya Melatih Menulis Sejak Dini

Padahal, dalam pembelajaran bahasa Indonesia salah satu kompetensi yang ingin dikembangkan yaitu keterampilan menulis. Oleh karena itu, menulis merupakan keterampilan yang bersifat produktif dan ekspresif. 

Menulis merupakan salah satu bentuk komunikasi secara tidak langsung. Melalui kegiatan menulis, seseorang dapat mengungkapkan berbagai macam ide atau gagasan kepada orang lain yang dapat diwujudkan karya fiksi maupun nonfiksi.

Nampaknya, tradisi menulis di kalangan siswa masih kurang. Padahal sebagai calon penerus bangsa, sudah seharusnya para siswa sedini mungkin diperkenalkan dengan kegiatan menulis. 

Dengan kegiatan menulis, siswa terlatih untuk mengorganisasikan gagasan secara sistematis, memperluas wawasan, membiasakan berpikir dan berbahasa secara tertib dan teratur, serta menggali segenap pengetahuan dan pengalamannya secara kreatif. 

Berbagai bentuk kegiatan harus diperkenalkan dan dilakukan untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ide, gagasan, kreativitas, dan ilmu pengetahuan. 

Hasil pemikiran, ide kreatif, dan gagasan mereka sangat berguna untuk memajukan bangsa ini. Hasil pemikiran mereka kemudian dituangkan dalam bentuk tulisan dan dipublikasikan. 

Tujuannya adalah untuk disebarluaskan untuk mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, misalnya jika tulisan mereka berkaitan dengan karya ilmiah dapat diuji kebenarannya oleh berbagai kalangan yang kompeten dalam bidangnya. 

Bila temuan atau teori yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya maka tentu akan dipakai dan diterapkan dalam khazanah keilmuan yang ada.

Berdasarkan hal di atas, diperlukan media untuk melatih anak bangsa menyalurkan berbagai macam ide, gagasan dan kreativitas mereka, misalnya dengan mengadakan lomba penulisan esai atau cerpen.

Dengan menulis esai dan cerpen, para siswa diharapkan mampu mengekspresikan kreativitas kemampuan menulis yang dimilikinya, mampu membahas permasalahan secara sepintas namun akurat dan padat yang berisi mengenai masalah-masalah yang ada di lingkungan, seperti kesusastraan, seni, dan budaya dan sebagainya dari sudut pandang mereka. 

Oleh karena itu, guru memberi ruang bagi para siswa untuk menulis esai dan cerpen juga sebagai salah satu bentuk ekspresi kebanggaan mereka terhadap bahasa Indonesia yang diwujudkan dalam bentuk tulisan.


Perlunya Melatih Menulis Sejak Dini

Sekolah Dasar Berwawasan Keunggulan

Pengertian Wawasan Keunggulan adalah cara pandang bangsa Indonesia untuk mewujudkan gagasan, ide, dan pemikiran dalam bentuk perilaku dan sikap yang terbaik menurut warga Negara secara konsisten dan berdisiplin rangka pembangunan bangsa. 

Keunggulan informasi dan konsep mengenai wawasan keunggulan hendaknya terus-menerus di masyarakat.

Sekolah Dasar Berwawasan Keunggulan


Implementasi Wawasan Keunggulan di Sekolah Dasar


Banyak alternatif yang dapat ditempuh dalam rangka mengimplementasikan wawasan keunggulan melalui sistem pendidikan di sekolah dasar. Penerapannya bisa melalui program percepatan, program khusus, program kelas khusus dan program pendidikan khusus yang merefleksikan pendidikan keunggulan.

1. Sekolah Unggulan

Satu alternatif yang dapat di tempuh dalam mengimplementasikan wawasan keunggulan di sekolah dasar adalah pengembangan sekolah unggulan. Idealnya implementasi wawasan keunggulan di sekolah dasar itu melalui sistem persekolahan unggulan.

2. Kelas Unggulan

Alternatif lain dari implementasi wawasan keunggulan di sekolah dasar adalah melalui pengembangan kelas unggulan yaitu sejumlah siswa yang Karena prestasinya menonjol, dikelompokkan di dalam kelas tertentu.

Pengelompokan ini dimaksudkan untuk membina siswa dalam mengembangkan kecerdasan, kemampuan, keterampilan dan potensinya seoptimal mungkin sehingga memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap yang terbaik sebagaimana konsep wawasan keunggulan.

3. Pembelajaran Unggulan

Secara konseptual, sekolah unggulan maupun kelas unggulan memang baik. Melalui kelas unggulan dimungkinkan untuk melahirkan lulusan yang unggul pula. 

Pembelajaran unggulan adalah proses belajar mengajar yang dikembangkan dalam rangka membelajarkan semua siswa berdasarkan perbedaan tingkat keunggulannya (individual differences), untuk menjadikannya beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi secara mandiri namun tetap dalam kebersamaan dalam menghasilkan karya yang tebaik dalam menghadapi persaingan bebas dunia

Profesionalisme Guru Sekolah Dasar


Dalam pengembangan pembelajaran unggulan sebagaimana dikonsepkan di atas tidak mudah karena mempersyaratkan kegiatan guru yang juga bernilai keunggulan.

Semua komponen dalam proses belajar mengajar, materi, media ,sarana dan prasarana dana pendidikan tidak akan banyak memberikan dukungan yang maksimal atau tidak dapat dimanfaatkan secara optimal bagi perkembangan proses pembelajaran unggulan, tanpa didukung oleh keberadaan guru yang secara kontinu berupa mewujudkan gagasan, ide dan pemikiran dalam bentuk perilaku dan sikap yang terbaik sebagai tugasnya sebagai pendidik.


Sekolah Dasar Berwawasan Keunggulan

Pamekasan School Fair 2019

Pamekasan School Fair 2019 remi dibuka oleh Wakil Bupati Pamekasan, Raja'e di Lapangan Nagara Bhakti kompleks Mandhepa Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Senin (14/10/2019) malam.

Pamekasan School Fair 2019
sumber gambar: https://beritajatim.com


Pembukaan Pamekasan School Fair dan Bursa Buku menjadi program pembuka dalam berbagai rangkaian acara memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Ke-489 Kabupaten Pamekasan. Sekaligus menggali nilai budaya lokal, guna melestarikan berbagai budaya dengan orientasi mengembangkan rasa percaya diri dengan tatanan budaya yang ada.

Pamekasan School Fair dan Bursa Buku, terdapat sekitar 73 stand yang berjejer rapi di area lapangan Mandhepa Agung Ronggosukowati dari berbagai lembaga pendidikan. Mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Stand Perguruan Tinggi di Pamekasan, antara lain Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bhakti Bangsa Pamekasan, serta Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan.

Selain itu terdapat sejumlah stand OPD (Organisasi Perangkat Daerah)  yang mempromosikan berbagai program hingga produk andalan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan dampak luar biasa, salah satunya demi menanamkan aura positif bagi generasi mendatang. Kegiatan harus dijadikan sebagai tradisi di tahun-tahun yang akan datang dengan perubahan dan perkembangan. Salah satunya melalui aspek inovasi dari berbagai potensi yang dipamerkan dan tentunya dengan kemasan baru dan berbeda pula.

Rangkaian Hari jadi Ke-489 Pamekasan


Kegiatan rangkaian Hari jadi Ke-489 Pamekasan, nantinya akan digelar sebanyak 15 program selama Oktober 2019, serta sebanyak tujuh program pada edisi November 2019.

Rangkaian program Harjad Ke-489 Pamekasan selama Oktober 2019

Pamekasan School Fair, Jambore Pemuda Daerah Tingkat Jatim, Festival Budaya Madura, Mekkasan Matoron Arghe, Gebyar Batik Pamekasan Hebat, East Java Climbing Sportaiment, Madura Eksotic Carnival, Seminar International, Malam Kemilau Madura, Gebyar Kolosal 489 Tari Topeng Gettak, Madura Music Daul Fertival, Pekan Budaya Madura, Pamekasan Drumband Carnival, serta Haul Ronggosukowati.

Rangkaian program Harjad Ke-489 selama November 2019

Lomba PBB Pasukan 8, Kirab Budaya Madura, Run 13K se Jawa Timur, Sinergitas Trail Adventure, Upacara dan Rapat Paripurna, Pesta Rakyat Pamekasan Hebat, serta Gerak Jalan Tradisional Palapa. 


Pamekasan School Fair 2019

Populer

Kategori

Pojok Redaksi

Selamat datang di website SDN Potoan Laok 1 Palengaan - Pamekasan.